( pcs) Checkout

Buka jam 08.00 s/d jam 19.00 , Hari Minggu Libur
Beranda » Informasi Terbaru » Modus Penipuan Online Paling Berbahaya

Modus Penipuan Online Paling Berbahaya

Diposting pada 16 Oktober 2018 oleh admin

Kasus ini bukan hanya untuk penipuan online shop saja.. tapi bisa juga dilakukan untuk penipuan bisnis lainnya, misalkan bisnis server pulsa , bisnis changer atau jual beli mata uang dll.

ANDA adalah seller atau pemilik online shop, misal jual HP baru.

PENIPU  adalah penipu yang memanfaatkan celah dari online shop ANDA

TERTIPU  adalah buyer atau konsumen yang mau beli HP.

Berikut skema penipuan segitiga atau jembatan atau piramida.

Bagaimana modus penipuan online paling berbahaya ini bekerja?

1.PENIPU membuat penawaran HP harga murah ke TERTIPU dengan data – data yang diambil dari online shop milik ANDA.

2.Karena harga murah maka pihak TERTIPU  terlena dan terpedaya, akhirnya Terjadi deal antara PENIPU dan TERTIPU,

3.Kemudian PENIPU memberikan No rekening ANDA kepada TERTIPU tanpa sepengetahuan ANDA .

4.SI PENIPU Sebelum memberikan No rekening ANDA kepada TERTIPU , PENIPU ini memesan sebuah HP yang sesuai harganya dengan deal tadi kepada ANDA, dengan menyampaikan bahwa pembayaran nanti atas nama TERTIPU.

5.Terjadilah deal antara ANDA dan PENIPU, kemudian PENIPU meminta TERTIPU untuk transfer ke rekening  ANDA..

6.Dari sini pihak PENIPU meminta bukti transfer kepada TERTIPU, dan pihak TERTIPU mengirimkan bukti transfernya kepada PENIPU .

7.Lalu pihak PENIPU  mengirimkan bukti transfer kepada ANDA yang didapat dari TERTIPU tadi.

8.ANDA langsung cek transferan dan benar sudah masuk sejumlah uang dari TERTIPU , sesuai bukti transfer.

9.Dengan bukti transfer tersebut ANDA  tidak menaruh curiga apapun terhadap PENIPU  karena sesuai bukti transfer.

10.Karena proses pembayaran sudah selesai maka ANDA  mengirimkan barang yang dipesan PENIPU  ke alamat PENIPU..

11.Barangpun ANDA kirim ke alamat yang diberikan PENIPU  yang tentu saja alamat PENIPU  sendiri, bukan alamat TERTIPU  yang membayar.

12.Sampai disini seolah-olah tidak ada masalah..

13.Barang sudah diterima oleh PENIPU , lalu SIPENIPU kabur membuang semua Nomernya..

14.Pihak TERTIPU  kecewa setelah beberapa waktu barang tak kunjung datang, dan akhirnya pihak TERTIPU datang ke bank untuk melaporkan penipuan atas rekening Bank ANDA .

15.Karena pihak TERTIPU mempunyai data bukti transfer, maka pihak bank pun segera memblokir rekening ANDA  atas laporan TERTIPU.

16.ANDA tentu saja kaget dan marah – marah kepada pihak Bank, kenapa ini koq tiba – tiba di blokir ??, setelah mendapatkan penjelasan ternyata ada laporan penipuan dari TERTIPU.

17.Untuk menyelesaikan masalah ini, ANDA datang ke kantor bank dan menjelaskan kronologinya, biasanya pihak bank meminta print semua percakapan antara ANDA dan PENIPU.
Setelah bicara panjang lebar maka pihak bank menelpon TERTIPU dan pihak bank juga menelpon ANDA untuk KLARIFIKASI antara  ANDA dan TERTIPU yang didengarkan oleh pihak bank..

18.ANDA tentu akan kena semprot oleh TERTIPU , karena dirasa ANDA adalah penipu, dari sisni ANDA anda harus bisa meyakinkan kepada TERTIPU bahwa ANDA bukan penipu, ANDA harus bisa menjelaskan dengan detail cara kerja penipu sebenarnya, ANDA coba tanya ke TERTIPU berapa nomer saya , pasti pihak TERTIPU akan menyebutkan nomernya PENIPU, Dari situ ANDA bisa menjelaskan bahwa itu bukan nomer ANDA.

19.ANDA harus menjelaskan bahwa pembeli harus bisa memilih penjual yang benar dan jangan terkecoh dengan harga murah, dengan kasus ini berarti pihak TERTIPU lah yang bersalah karena salah memilih supplier karena tergiur harga murah..dengan penjelasan yang anda berikan dan bila pihak TERTIPU bisa mengerti maka akan dicabut blokiran anda.

20.Setelah ngobrol panjang lebar disini ANDA akan dirugikan karena tidak bisa transaksi dan nomer rekening ANDA masih diblokir sampai pihak TERTIPU mau membuka blokirannya dengan mencabut surat laporannya.

21.Pihak TERTIPU pun disini juga kadang malas membuat surat laporan buka blokir, karena sudah tertipu masih saja repot ngurusi pencabutan buka blokir.

22.Selama pihak TERTIPU  Belum mencabut laporannya maka rekening  ANDA akan tetap diblokir oleh bank.

23.Disini ANDA merasa kesal sama bank dan juga sama TERTIPU,

24.Jika pihak TERTIPU baik hati dan menyadari bahwa salah, maka akan dibuka blokir bank ANDA, akan tetapi sifat manusia berbeda-beda misalkan:

TERTIPU menyadari bahwa dia salah dan bersedia buka blokir (seperti kasus saya)

TERTIPU minta ganti rugi baru mau buka blokirannya.

TERTIPU minta patungan untuk buka blokirannya.

TERTIPU akan menuntut ke pengadilan atau melaporkan polisi, disini kadang ANDA yang usahanya tidak berbadan hukum akan takut juga untuk berurusan dengan polisi..

TERTIPU akan menyebarkan berita heboh ke sosmed atau dimanapun untuk menjelekkan nama baik ANDA bahwa anda penipu .

25.Untuk kasus ini ANDA jangan pernah menuruti kemauan TERTIPU, apapun itu alasannya dan jangan takut jika minta ke pengadilan, kebenaran harus diperjuangkan, bisa-bisa ANDA terkena tipu 2x , sudah kehilangan HP masih mengembalikan uangnya TERTIPU.

26.Untuk kasus ini sulit mencari kebenarannya, karena bisa jadi :

a.-SI PENIPU adalah pihak TERTIPU itu sendiri yang mengaku tertipu.

b.-SI PENIPU adalah sekongkol dengan pihak TERTIPU.

c.-SI PENIPU adalah memang penipu itu sendiri.

d.-SI PENIPU adalah memang benar  ANDA sendiri.

e.-SI PENIPU adalah sekongkol dengan  ANDA.

Nah dari gambaran tersebut tentu sama-sama berfikir jelek..

-TERTIPU akan mengira ANDA adalah bagian dari d & e

-Dan ANDA akan mengira TERTIPU adalah bagian dari a & b

Dengan begitu jika sama-sama ngotot maka pasti berujung ke pengadilan dan kepolisian.

27.Karena untuk kasus ini PENIPU sulit dilacak, karena hanya modal HP tanpa registrasi lalu dibuang..kalau kasus onlne shop pengiriman barang mungkin PENIPU masih bisa dilacak data alamat pengiriman, akan tetapi untuk bisnis server pulsa dan transaksi jual beli dollar atau coin sulit dilacak, karena tidak melibatkan nama dan alamat..

Kurang lebih demikian modus penipuan online paling berbahaya ini, Kalau kita lihat tulisan diatas maka ada 2 orang yang dirugikan yaitu ANDA dan TERTIPU yang merupakan penjual dan pembeli.

Kerugian bukan cuma masalah harta senilai HP itu saja, tetapi juga waktu dan tenaga yang terbuang karena harus berususan dengan Bank dan pihak – pihak terkait.

NB: TIPS UNTUK KASUS INI.

Usahakan pembeli saat transfer memberikan berita no hp atau email jika transfer online.

Jika transfer melalui bank, maka usahakan ada struk nya dan di kertas struknya silahkan tulis no hp atau email lalu difoto..

Nah jika penjual atau suppliernya sudah pengalaman maka akan mengirim sms atau tlp ke no hp yang tertera di struk atau berita.

Semoga bermanfaat buat  semua!! ..Silahkan klik share untuk berbagi informasi..

Bagikan informasi tentang Modus Penipuan Online Paling Berbahaya kepada teman atau kerabat Anda.

Modus Penipuan Online Paling Berbahaya | Online Shop

Belum ada komentar untuk Modus Penipuan Online Paling Berbahaya

Silahkan tulis komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*

Mungkin Anda tertarik produk berikut ini:
Popular!
Rp 44.100
Ready Stock / S74-DEPOK-6
SIDEBAR